Peresmian diawali dengan kegiatan ToT bagi petugas layanan informasi di Perpustakaan UMS dan seminar peranan akademisi dalam meningkatkan produk unggulan daerah. SNI Corner adalah salah satu implementasi nyata atas kesepakatan kerjasama antara BSN dengan UMS  seperti disampaikan Kepala Pusat Informasi dan Dokumentasi BSN, Y. Kristianto, pada saat memberikan materi mengenai Pemanfaatan informasi dalam mengembangkan standardisasi dan penilaian kesesuain (SPK).

Menurut beliau program SNI Corner merupakan program pengembangan berkelanjutan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang bertujuan untuk memberi kemudahan akses informasi dimanapun, kapanpun, sehingga informasi standardisasi dapat menembus jarak dan waktu.

BSN mengapresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam pengembangan kerjasama informasi standardisasi melalui SNI corner, dan telah menjadi role model kerjasama informasi yang baik dalam setiap implementasi MOU BSN karena dalam waktu kurang dari 6 bulan berjalan, kita sudah dapat mewujudkan bentuk kerjasama yang sangat nyata.

Kepala Pusat Informasi dan Dokumentasi BSN, Y. Kristianto W. juga menyampaikan, SNI Corner di UMS merupakan yang pertama di tahun 2017 atas realisasi dari program pengembangan standardisasi dan penilaian kesesuaian (SPK) BSN.
Program SNI Corner BSN sudah ada sejak tahun 2013, dan total sampai saat ini mencapai 18 unit tersebar di beberapa wilayah Indonesia,” tuturnya.
Beliau  mengatakan, di SNI Corner tersedia berbagai informasi mengenai standardisasi produk riset yang bisa dimanfaatkan oleh kampus maupun masyarakat dan pemerintah setempat.

“Semoga dengan adanya SNI Corner bisa menjadi stimulus untuk pengembangan kompetensi akademik dan meluluskan generasi berkualitas,” ungkapnya

Sambutan kedua oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMS Agus Ulinuha, mengatakan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara pihak UMS dan BSN dalam mengembangkan potensi akademik untuk mewujudkan pengembangan SPK di lingkungan UMS karena sudah banyak universtitas yang lain sudah menerapkan SNI bahkan ada yang sudah terlibat dalam proses perumusan sebuah standar, khususnya untuk menunjang akreditasi Laboratorium di UMS.
Usai seminar nanti akan dilakukan peresmian SNI Corner, yang bisa dimanfatkan oleh sivitas akademika UMS, pemerintah serta pelaku usaha dalam mengakses informasi mengenai standardisasi,” katanya.

Rektor UMS, Sofyan Anif, mengatakan, atas nama pimpinan menyampaikan terima kasih kepada BSN atas terwujudnya SNI Corner di UMS. Melalui SNI Corner ini mendukung UMS dalam melahirkan generasi masa depan yang memiliki daya saing.
“Saya sangat mengapresisasi atas terwujudnya SNI Corner hasil kerjasama dengan BSN,” ujar Sofyan.
Menurutnya, untuk menjadikan lulusan yang memiliki daya saing harus berbasis mutu dan kualitas yang sudah melalui standardisasi. SNI Corner menjadi jalan menuju ke sana, dengan mengakses berbagai informasi tentang standardisasi produk unggulan.

Peresmian dilakukan dengan pemotongan pita oleh Rektor UMS Sofyan Anif didampingi  Kepala Pusat Informasi dan Dokumentasi BSN Y. Kristianto dan Ketua LPPM UMS Agus Ulinuha.